WEBINAR 2020

WEBINAR 2020

WEBINAR LPPI 2020

đź—“ Kamis, 11 Juni 2020
đź•™ 10:00 – 11.30 WIB
đź’» Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Karya Tulis Ilmiah Berkualitas

Narasumber:
Fenni Supriadi, S.E., M.M. (Publish or Perish)
Sucipto, M.Kom. (Reference Management)
Alda Cendekia Siregar, S.Kom., M.Cs. (Similarity Check)
Ryani Yulian, M.Pd. (Grammarly)

Moderator:
Putri Yuli Utami, S.Kom., M.Kom.

ZOOM Meeting ID: 856-176-4571
Password: Diberikan saat registrasi
=======================

KHUSUS MAHASISWA:
TERBATAS 500 Peserta

Informasi dan registrasi: bit.ly/webinarlppi2020
(08115652128)

http://lppi.unmuhpnk.ac.id
lppi@unmuhpnk.ac.id

UM Pontianak Hadiri Pertemuan APPTI

SURABAYA – Dalam rangka peningkatan kualitas manajemen Penerbitan buku-buku perguruan tinggi. Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Pontianak menghadiri pertemuan Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI), Surabaya (25/9) bertempat di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Ketua LPPI UM Pontianak, Fenni Supriadi, S.E., M.M., saat sesi kegiatan, mengatakan pertemuan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi dan sharing knowledge dengan berbagai Anggota Penerbit Perguruan Tinggi Se-Indonesia serta membahas isu-isu fundamental yang juga akan dibahas saat Munas di Manado, Jumat (1/11). “Kita berharap koordinasi melalui asosiasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga kedepan kita bisa mengakomodir isu-isu bersama dalam meningkatkan kualitas manajemen penerbitan buku-buku perguruan tinggi”. ungkapnya.

Kegiatan yang digelar diisi dengan pelatihan manajemen dan pemasaran buku cetak digital, pelatihan skill (layout, cover, desain artistik, indeks buku, glosarium, pembuatan daftar pustaka secara otomatis), manajemen editing, gaya selingkung, plagiasi, serta standar buku ilmiah dan fiksi. Kegiatan juga membahas mengenai masalah pembajakan buku yang semakin marak dan merugikan penulis.

Pendampingan dan Percepatan Akreditasi Jurnal UM Pontianak

PONTIANAK – Dalam rangka Percepatan Akreditasi Jurnal Ilmiah Elektronik di lingkungan Universitas Muhammadiyah (UM) Pontianak. Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) UM Pontianak melakukan pendampingan jurnal-jurnal yang ada di institusi, Kamis (10/10) bertempat di Aula lantai 3 Gedung Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Hadir sebagai narasumber kegiatan, Ketua LPPI, Fenni Supriadi, S.E., M.M. yang langsung memberikan materi percepatan akreditasi sekaligus pendampingan dan bedah jurnal agar siap melakukan submit di portal Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA).

“LPPI terus Mensupport dan memotivasi para pengelola jurnal untuk meningkatkan kualitas penerbitannya. Salah satunya melalui pendampingan ini diharapkan bisa lebih banyak jurnal di UM Pontianak yang bisa terakreditasi. Alhamdulillah saat ini sudah 7 (Tujuh) Jurnal yang telah terakreditasi. Insha Allah kedepan bisa bertambah”. Ungkapnya.

Peserta dalam kegiatan percepatan dan pendampingan ini diikuti 17 pengelola jurnal dari berbagai prodi/fakultas/lembaga UM Pontianak diantaranya dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Prodi Hukum serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. (Redaksi)

File Presentasi Workshop bisa di-unduh di sini : 

Sosialisasi Rancangan Peraturan Pemerintah Pelaksana UU No. 13 Tahun 2018

PONTIANAK – Dalam rangka peningkatan kualitas manajemen penerbitan buku perguruan tinggi dan upaya menselaraskan dengan aturan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bagi Penerbit dan Produsen Rekaman. Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Pontianak mengikuti kegiatan Sosialiasi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, Kamis (12/9) bertempat di Grand Mahkota Hotel Pontianak.

Kegiatan yang digelar merupakan kerjasama antara Perpusnas dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Koordinator Bidang Penerbitan LPPI UM Pontianak, Ari Sunandar, S.Pd., M.Si., saat sesi kegiatan, mengatakan pertemuan ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatan kualitas manajemen penerbitan buku perguruan tinggi di institusi. “Terkait Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, tentunya kita mendukung dan menselaraskan dengan aturan Perpustakaan Nasional (Perpusnas)”. ungkapnya.
Kegiatan yang digelar juga diisi dengan diskusi mengenai Rancangan Peraturan Pemerintah Pelaksana UU No. 13 Tahun 2018, Pembangunan E-Deposit dan Sosialisasi International Standar Book Number (ISBN).

Pelatihan Software Mendeley dan Grammarly (Batch 1)

Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI ) mengadakan pelatihan pada mahasiswa semester tujuh. Acara ini merupakan salah satu agenda/program kerja LPPI. Targetnya adalah semua mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi. Pelatihan ini kedepannya akan dibuat beberapa batch. Satu kegiatan setidaknya 60 sampai 80 mahasiswa yang mengikutinya. Acara ini mengangkat tema “Pelatihan software Mendeley dan Software Grammarly”. Turut hadir dalam pelatihan tersebut antara lain: Program Studi Manajemen, Biologi, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Anak Usia Dini. Hadir sebagai pemateri/narasumber dalam kegiatan tersebut Fenni Supriadi, S.E., M.M Ketua Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah dan Ari Sunandar, SPd., M.Si Korbid. Penerbitan dan Percetakan. Adapun tujuan pelatihan tersebut agar mahasiswa bisa memanfaatkan software Mendeley untuk sitasi karya ilmiah dan manajemen referensi. Selain itu, mahasiswa mampu memanfaatkan aplikasi grammarly untuk spelling dan grammar (cara penulisan dan tata bahasa) dalam bahasa inggris.

Ketua LPPI Fenni Supriadi, S.E., M.M. mengatakan bahwa “pelatihan ini merupakan program yang diwajibkan pada para mahasiswa. Hal ini, dikarenakan sangat bermanfaat, khususnya saat melakukan penulisan karya ilmiah, tugas akhir ataupun skripsi. Software Mendeley ini merupakan produk dari Elsevier sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ilmiah serta mempunyai data digital yang sangat besar. Salah satunya Software Mendeley. Software Mendeley ini merupakan Software yang memudahkan peneliti dalam penulisan ilmiah”. Terangnya

Ari Sunandar, S.Pd.,M.Si Korbid. Penerbitan dan percetakan mengatakan “Software Mendeley berfungsi membantu kita dalam penyusunan referensi daftar pustaka. Kita tahu dalam penyusunan daftar pustaka itu sangat rumit. Untuk menghindari hal itu, maka dibuatlah Software Mendeley. Jadi, pelatihan ini sangat membantu kalian dalam penyusunan skripsi”. Jelasnya.

 

Sumber : Portal UM Pontianak (Abrori)

Workshop Tata Kelola Jurnal Online Standar Akreditasi

PONTIANAK – Dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan manajemen penerbitan jurnal online berbasis open journal system (OJS) menuju jurnal terakreditasi nasional. Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) UM Pontianak menggelar Workshop Tata Kelola Jurnal Online Sesuai Standar Akreditasi Jurnal Nasional Bagi Pengelola Jurnal UM Pontianak, Kamis (18/10). Kegiatan tersebut guna menjawab tantangan pada era digital, menuntut hasil publikasi dari penelitian maupun pengabdian civitas akademika di lingkungan UM Pontianak. Adapun tujuan utama kegiatan workshop ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal-jurnal yang ada di lingkungan UM Pontianak

Kegiatan ini difasilitasi oleh Ketua LPPI, Fenni Supriadi dan Koordinator Bidang Publikasi Ilmiah LPPI, Heru Yudi Kurniawan. Workshop secara khusus melakukan bedah jurnal yang ada di institusi. Tidak hanya itu saja kegiatan ini melakukan pendampingan atau coaching clinic kepada pengelola jurnal UM Pontianak yang meliputi setting ojs, indeksasi, pemanfaatan plagiarism check tool dan evaluasi menuju akreditasi jurnal nasional (arjuna).

Ketua LPPI Fenni Supriadi dalam kegiatan mengingatkan kepada pengelola jurnal agar termotivasi dan terus berkomitmen dalam peningkatan kualitas manajemen penerbitan e-journal, sehingga menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas, terdiseminasi, tersitasi, berkontribusi bagi IPTEK serta bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. ”LPPI berkomitmen akan membantu pengembangan jurnal UM Pontianak menuju jurnal terakreditasi nasional, namun tentunya dalam mewujudkan ini tidak lepas dari peran serta bapak dan ibu sebagai pengelola jurnal” ungkapnya.

Peserta workshop yang hadir merupakan para pengelola jurnal yang ada di lingkungan UM Pontianak. Mereka terdiri atas: pengelola jurnal dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum dan Fakultas Psikologi.(lppi)

Sumber : Redaksi UM Pontianak